4 Syarat Tanaman Vanili Sebelum di Tanamn

Bibit tanaman

Pemilihan bibit tanaman merupakan fokus utama dalam pembudidayaan tanaman vanili. Indonesia memiliki dua varietas vanili yang menjadi unggulan yaitu Vania 1 dan Vania 2 yang telah dilepas oleh Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat.

4 Syarat Tanaman Vanili Sebelum di Tanamn
4 Syarat Tanaman Vanili Sebelum di Tanamn

Bibit tanaman dapat diperoleh melalui pembelian di toko bibit atau berasal langsung dari pohon vanili.  Penanaman benih tanaman vanili mempunyai dua metode yakni secara generatif dengan menggunakan biji dan vegetatif menggunakan stek.

Baca Juga : Manfaat Temu Ireng Untuk Kesehatan

Tetapi selama ini pada umumnya metode yang kerap digunakan untuk melakukan pembudidayaan adalah menggunakan teknik stek. Hal ini dikarenakan penanaman menggunakan biji secara langsung mempunyai jangka waktu yang lebih lama dan cenderung sukar.

Hal yang perlu diperhatikan saat memilih bibit biji yaitu memilih biji yang umurnya sudah tua dan terlebih dahulu dijemur di bawah matahari sebelum disemaikan. Dalam menggunakan metode pembibitan stek juga terdapat beberapa poin yang perlu dicermati yaitu :

  1. Pilih indukan tanaman vanili yang sehat dan subur dengan ciri-ciri memiliki daun yang lebar, tidak memiliki celah di ruas-ruas batangnya, lingkar diameter batang yang besar, dan belum pernah berbunga ataupun berbuah sebelumnya.
  2. Bagian batang yang diambil adalah bagian batang yang tua dari tanaman induk yang mempunyai ketinggian sekitar dua hingga tiga meter.
  3. Untuk mendapatkan bibit stek yang unggul pilih bibit stek yang mempunyai panjang sekitar 30-40 cm dengan ruas-ruas sebanyak 5-7 ruas hasil pertumbuhan satu stek yang mempunyai satu ruas agar pertumbuhan tidak terlalu memakan waktu lama untuk melakukan penanaman.

Tanaman Panjatan atau Tanaman Pelindung

Budidaya tanaman vanili memerlukan tanaman lain untuk hidup berdampingan sebagai sarana untuk proteksi tanaman vanili dari sinar matahari yang berlebih sekaligus menjadi media perambatan atau tiang panjatan tanaman vanili yang pertumbuhannya merambat ke atas.

Tanaman yang digunakan sebagai panjatan sebaiknya mempunyai persyaratan yakni tanaman yang mempunyai daun cepat rimbun, mudah dipangkas lalu tumbuh cepat, memiliki daun yang tidak mudah rontok, mempunyai sistem perakaran dalam dan kokoh, akar memiliki kemampuan bersimbiosis dengan bakteri nitrogen, tahan terhadap hama dan penyakit, bukan merupakan inang bagi tanaman vanili, dan toleran terhadap kekurangan sinar matahari.

Jenis-jenis tanaman yang umum digunakan diantaranya sengon (Albizia spei), lamtoro/petani cina (Leucaena glauca), Dadap (Erythrina variegata), kolena/gamal (Glericidia), dan jarak pagar (Jathripa curcas).

Waktu Tanam

Penanaman vanili sebaiknya dilakukan saat pohon panjat berumur 3-6 bulan. Kondisi struktur pohon panjat sebaiknya telah sanggup melindungi tanaman vanili dari terik matahari.

Apabila bila intensitas sinar matahari masih terlalu tinggi dan belum berkurang hingga 50 %, benih vanili dapat dibuatkan tempat berlindung menggunakan daun alang-alang atau apapun yang dapat digunakan sebagai peneduh.

Kemudian benih vanili yang ditanam diikat sulurnya ke batang panjatannya agar pertumbuhan vanili terarah ke atas. Penanaman dianjurkan dilaksanakan pada awal musim penghujan.

Penyerbukan

Salah satu kunci pembuahan pada tanaman vanili adalah proses penyerbukan. Berbeda dengan tumbuhan pada umumnya, tanaman vanili merupakan tanaman yang menggunakan metode penyerbukan antropogami yakni sebuah metode penyerbukan buatan yang dibantu oleh manusia.

Hal ini dikarenakan tanaman vanili tidak dapat melakukan penyerbukan secara mandiri meskipun benang sari dan putik berada dalam satu bunga. Hal ini terjadi akibat kepala putik tertutup oleh lidah bunga (labellum) yang menghalangi proses penyerbukan secara alami atau serangga penyerbuk.

Bunga vanili mulai mekar pada tengah malam hari selama 12 jam dari jam 00.00 hingga pukul 12.00. Waktu penyerbukan yang paling optimal adalah pada pagi hari sekitar pukul 06.00 – 10.00.  Poin yang perlu dicermati dalam proses penyerbukan yaitu kondisi cuaca yang kering dan kelopak bunga yang tidak lembap atau basah.

Dari satu tandan bunga yang mekar cukup dipertahankan 15 – 20 bunga saja. Mekarnya bunga vanili dari satu tandan dalam satu hari berkisar 1 – 3 maka penyerbukan dilakukan dalam beberapa hari. Tanda proses penyerbukan berhasil jika dalam waktu 1-4 hari setelah proses penyerbukan, bunga pada ujung buah tidak gugur.

Apabila gugur maka buah tidak dapat berkembang lagi. Beberapa minggu setelah penyerbukan semua tandan harus diselesi dengan melakukan penjarangan terhadap buah yang terbentuk. Agar mendapatkan buah yang berkualitas optimal yang lurus dan panjang , maka dipelihara hingga 8 – 12 buah saja.

Agar menghasilkan buah yang berkualitas baik buah dapat panen pada saat berumur 8 – 9 bulan tergantung pada faktor ketinggian tempat. Karena semakin tinggi tempat menanam maka semakin cepat tua pula vanili yang ditanam.

Baca Juga : Morfologi Siwak

About the Author: penek

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *